Sejarah Macintosh, Cikal Bakal Laptop Apple Macbook



Jakarta, Indonesia

Macintosh atau Mac merupakan personal komputer yang diproduksi oleh Apple Inc. Komputer itu pertama kali diperkenalkan Steve Jobs pada 24 Januari 1984, dengan demikian usia Macintosh sudah 38 tahun.

Macintosh merupakan PC pertama yang sukses secara komersial. Fitur andalan yang saat itu belum populer adalah mouse dan graphical user interface.

Produksi Mac didasarkan pada model integrasi vertikal di mana Apple memfasilitasi semua aspek perangkat kerasnya dan menciptakan sistem operasinya sendiri, atau disebut sistem perangkat lunak (OS). Hal itulah menjadi cikal bakal terciptanya Mac OS.

Meski demikian Mac OS hanya dapat digunakan eksklusif pada PC Mac saja. Berbeda dengan PC IBM yang didesain agar kompatibel dengan OS dari perusahaan teknologi lain.

Mac OS modern seperti komputer pribadi lainnya, mampu menjalankan sistem operasi alternatif seperti Linux, FreeBSD, dan, dalam kasus Mac berbasis Intel, Microsoft Windows. Namun, Apple tidak melisensikan Mac OS X untuk digunakan pada komputer non-Apple.

Proyek Macintosh dimulai pada akhir 1970-an dengan Jef Raskin, seorang karyawan Apple, yang membayangkan komputer murah yang mudah digunakan untuk banyak konsumen, bukan oleh para ahli sistem komputasi saja.

Dia ingin menamai komputer dengan jenis favoritnya, yaitu McIntosh. Tetapi nama itu harus diubah karena alasan hukum.

Pada September 1979, Raskin diberi wewenang oleh manajemen untuk memulai perekrutan untuk proyek tersebut, dan dia mulai mencari seorang insinyur yang dapat membuat prototipe.

Bill Atkinson, anggota tim Lisa Apple (yang mengembangkan komputer serupa tetapi lebih canggih), memperkenalkannya kepada Burrell Smith, seorang teknisi servis yang telah bekerja di Apple.

Selama bertahun-tahun, Raskin membentuk tim pengembangan yang merancang dan membangun perangkat keras dan perangkat lunak asli Macintosh, dikutip History Computer.

Macintosh pertama, dirancang oleh Burrell Smith, memiliki 64 kilobyte (KB) RAM, menggunakan mikroprosesor Motorola 6809E, dan mampu mendukung tampilan bitmap hitam-putih 256×256 piksel.

Bud Tribble, seorang programmer Macintosh, tertarik untuk menjalankan program grafis Lisa di Macintosh, dan bertanya kepada Smith apakah dia dapat memasukkan mikroprosesor Motorola 68000 Lisa ke dalam Mac sambil tetap menekan biaya produksi.

Pada Desember 1980, Smith akhirnya berhasil merancang perangkat yang tidak hanya digunakan 68000, tapi juga meningkatkan kecepatannya dari 5 menjadi 8 megahertz. Perangkat itu juga memiliki kapasitas untuk mendukung tampilan 384×256 piksel.

Desain Mac terakhir sudah lengkap dan memiliki bahasa gambar QuickDraw lengkap 64 Kb ROM dan 128 KB RAM. Meskipun tidak ada slot memori, RAM-nya dapat ditingkatkan hingga 512 KB dengan menyolder enam belas soket chip untuk menerima chip RAM 256 Kb sebagai pengganti chip dari pabrikan.

Layar produk akhir menggunakan layar monokrom berukuran 9 inci, 512×342 piksel, melebihi prototipe, menurut laporan Mac History.

Steve Jobs akhirnya menyadari bahwa Macintosh bisa banyak dipasarkan daripada produk PC Lisa. Dia mulai memusatkan perhatiannya pada proyek tersebut. Namun Raskin sang pendiri proyek tersebut terlibat konflik internal dengan Steve Job, dan akhirnya menyatakan keluar dari proyek pada 1981.

Dikutip Tech Radar, desain akhir Macintosh saat itu disebut lebih dominan mendapat sentuhan tangan Jobs daripada Raskin. Macintosh 128k akhirnya diumumkan kepada pers pada bulan Oktober 1983 dan mulai rilis untuk dijual kepada konsumen pada 24 Januari 1984.

Kini Mac OS menjadi salah satu perangkat lunak dan PC yang banyak digunakan oleh banyak masyarakat dunia, dan seiring perkembangan zaman Apple juga membuat ekosistem perangkat Apple di perangkat lain seperti ponsel, tablet hingga smartwatch.

(can/mik)

[Gambas:Video ]




Leave a Reply

Your email address will not be published.