SpaceX dan Nasa Kirimkan 3 Astronot dan 1 Kosmonot ke ISS



Jakarta, Indonesia

SpaceX dan NASA meluncurkan awak astronot yang berasal dari seluruh dunia ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Rabu (5/10).

Misi tersebut dilakukan ditengah peningkatan ketegangan geopolitik di dunia. Ada empat anggota kru yang ikut dalam penerbangan itu, yaitu; astronot Nicole Mann dan Josh Cassada dari NASA, astronot Koichi Wakata dari JAXA, atau Japan Aerospace Exploration Agency, dan kosmonot Anna Kikina dari Roscosmos.

Mereka lepas landas dengan pesawat ruang angkasa SpaceX Crew Dragon ET dari Kennedy Space Center di Florida tepat pukul 12.00 waktu setempat.

Setelah mencapai orbit, NASA membagikan rekaman kru di atas kapsul mereka. Salah satu isi rekaman; boneka kecil mirip Albert Einstein yang mengapung di sekitar kabin.

“Einstein yang pertama kali mengkonseptualisasikan Teori Relativitas, memiliki pemikiran paling bahagia sepanjang hidupnya ketika dia menyadari bahwa orang yang terjun bebas dapat merasakan beratnya sendiri,” Cassada dalam rekaman itu seperti dikutip dari .com, Kamis (6/10).

“Kita hidup di dunia yang sama, kita hidup di alam semesta yang sama. Terkadang kita mengalaminya dengan cara yang sangat berbeda dari tetangga kita. Kita semua dapat mengingatnya dan terus melakukan hal-hal luar biasa,” tambah Cassada dan Kikina sambil mengepalkan tinjunya.

Dijuluki Crew-5, misi tersebut adalah penerbangan astronot keenam yang diluncurkan sebagai upaya bersama antara NASA dan SpaceX ke stasiun luar angkasa.

Penerbangan luar angkasa menandai momen bersejarah, karena Mann tidak hanya menjadi wanita asli Amerika pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa. Dia juga menjabat sebagai komandan misi, menjadikannya wanita pertama yang mengambil peran seperti itu untuk misi SpaceX.

Terlebih lagi, Kikina adalah orang Rusia pertama yang bergabung dengan misi SpaceX sebagai bagian dari kesepakatan berbagi perjalanan antara NASA dan badan antariksa Rusia, Roscosmos, yang ditandatangani pada Juli.

Partisipasinya dalam penerbangan tersebut adalah sinyal jelas terbaru bahwa, meskipun ketegangan meningkat atas invasi Rusia ke Ukraina, kemitraan AS-Rusia selama beberapa dekade di ruang angkasa akan tetap ada – setidaknya untuk saat ini.

Pesawat ruang angkasa Crew Dragon sekarang dalam perjalanan yang lambat dan tepat ke ISS, yang mengorbit sekitar 200 mil (322 kilometer) di atas permukaan bumi. Pesawat ruang angkasa itu bertujuan untuk berlabuh dengan stasiun luar angkasa pada hari Kamis sekitar jam 5 sore. ET.

(cnn.com/agt)

[Gambas:Video ]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *